Nusa Brita] Mataram-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan ( BBPOM) di Mataram melaksanakan press release hasil kegiatan intensifikasi pengawasan pangan jelang Natal 2024 dan tahun baru 2025 di aula Balai Besar POM Selasa ( 24/12/24)
Kegiatan press release tersebut di rangkaikan dengan media gathering guna menjalin aktif komunikasi dengan stakeholder dan insan pers agar di ketahui masyarakat luas dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan agar peningkatan layanan publik lebih baik
Kepala BBPOM di Mataram Yosef Dwi Irwan menyampaikan kita menyadari bahwa Keamanan pangan pangan merupakan tugas dan tanggung jawab bersama ,BPOM di Mataram melibatkan stekholder terkait dalam kegiatan Inwas pangan Nataru
Pengawasan ini kita lakukan dalam 5 tahap mulai 28 november 2024 s/d Januari 2025 dengan target gudang distributor, ritel,modern,hyipermarket,supermarket,minimarket,toko dan kios
Temuan produk tidak memenuhi ketentuan kita dilakukan pemusnahan oleh pemilik yang disaksikan oleh petugas dan juga pemilik penguasa barang menandatangani surat pernyataan selain itu juga di berikan sanksi administratif berupa surat peringatan agar tidak mengulangi pelanggaran terhadao ketentuan yang berlaku ucap Yosep

Dalam mengawal produk obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan di platform daring / online BPOM di Mataram melakukan patroli siber dan sebanyak 138 link di usulkan untuk di takedown dengan nilai 600 jutaan ujar Yosep
Dalam rangka penegakkan hukum untuk memberikan efek jera dan gentar bagi para pelaku penyidik pegawai negeri sipil BBPOM di mataran telah menangani 8 perkara Pro Justita, 6 perkara telah selesai tahap 2 penyerahan tersangka dan barang bukti dan 2 perkara masih berproses dengan jumlah temuan 23.424 pieces dengan nilai Rp.579.935.600 terang Yosep
Masyarakat kita minta berperan aktif juga dalam mengawasi makanan maupun obat obatan jika menemukan produk yang tidak sesuai dengan ketentuan produk ilegal atau dicurigai mengandung bahan berbahaya dan masyarakat harus cerdas dan bijak tidak mudah tergiur iklan yang berlebihan ketikan belanja melalui online tegas Yosep
Masyarakat juga bisa menyampaikan informasi terkait aduan obat-obatan dan makanan melaui contact center HALOBPOM 1-500-533 Whatsap 0878-71500-533 .





