Nusa Brita | JAKARTA – Sebuah momen penuh makna dan harapan lahir di Pembukaan Kongres Umat Islam VIII, Jakarta, Jumat (24/7/2026). TGH. Zainul Majdi cucu dari Almaghfurullah Maulana Syaikh Zainuddin Abdul Madjid (Pahlawan Nasional sekaligus Pendiri Nahdlatul Wathan) dari garis keturunan Ummi Hj. Siti Rauhun bertemu langsung dengan saudara segaris keturunannya, TGH. Lalu Zainuddin Atsani, putra dari Ummi Hj. Siti Raihanun ZAM.
Pertemuan ini menjadi sorotan luas karena menandai pulihnya ikatan silaturahmi antar keluarga besar pendiri NW yang selama ini berjalan terpisah secara organisasi selama kurang lebih 25 tahun.
Melalui akun resminya, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi membagikan momen kebersamaan tersebut dengan ucapan haru: “Bersama saudaraku RTGB. Dr. H. L. Muhammad Zainuddin At-Tsani. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dalam menunaikan amanah. Amin ya Robbal alamin.”
Berita ini langsung disambut antusiasme hangat oleh warga Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), elemen organisasi NW lainnya, serta masyarakat umum di Nusa Tenggara Barat dan perantauan. Hampir seluruh kalimat menyuarakan harapan agar pertemuan ini menjadi pintu awal berakhirnya perbedaan, mewujudkan keutuhan persaudaraan, serta kembali kompak memimpin umat sesuai ajaran dan cita-cita luhur Maulana Syaikh ZAM.
Masyarakat berharap persatuan ini dapat menjadi teladan nyata, memperkuat peran Nahdlatul Wathan sebagai benteng pendidikan, kemasyarakatan, dan keagamaan di NTB serta Indonesia, serta menjaga warisan mulia sang pendiri untuk generasi mendatang.
(H.Sy)





