Nusabrita.com, Pangkep — Bupati Pangkajene dan Kepulauan secara Resmi melepas KKN ke XXI Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Kabupaten Pangkep untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh unsur pimpinan kampus, Yayasan, dosen, pemerintah daerah, serta para mahasiswa peserta KKN yang bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep (12/01/2026)
Dalam sambutannya, Ketua STAI DDI Pangkep Dr. Muhammad Mahrus Amri, Lc., MA menyampaikan harapan besar agar STAI DDI Pangkep dapat berkembang menjadi Institut dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa peningkatan status kelembagaan tersebut membutuhkan dukungan semua pihak, khususnya perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep, terutama dalam pemenuhan dan peningkatan sarana dan prasarana kampus guna menunjang kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
“STAI DDI Pangkep memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi institut. Oleh karena itu, kami berharap dukungan pemerintah daerah agar kampus ini terus maju dan mampu melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Mahasiswa KKN secara resmi dilepas oleh Bupati Kabupaten Pangkep Dr. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si. dan lansung memasangkan secara simbolis Atribut KKN yaitu Rompi dan Topi kepada Perwakilan Mahasiswa KKN, Dalam sambutannya, Bupati Pangkep memberikan arahan kepada seluruh mahasiswa KKN agar selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat dapat lebih menekankan kegiatan-kegiatan keagamaan, baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan pendidikan. Menurutnya, peran mahasiswa sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi kehidupan sosial.
Selain itu, Bupati Pangkep juga mendorong mahasiswa KKN untuk ikut berkontribusi dalam penanganan stunting melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Ia juga berharap mahasiswa mampu menggerakkan pemuda dan pemudi agar lebih aktif dalam kegiatan keagamaan serta kegiatan positif lainnya di lingkungan masing-masing.
“Mahasiswa KKN diharapkan hadir sebagai agen perubahan, membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan keagamaan, penanganan stunting, dan pembinaan generasi muda,” pesan Bupati.
Adapun jumlah mahasiswa KKN STAI DDI Pangkep tahun ini sebanyak 52 orang, yang berasal dari enam program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam, Hukum Keluarga, Ekonomi Syariah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Para mahasiswa tersebut akan melaksanakan KKN di tiga kecamatan selama 45 hari, yakni Kecamatan Bungoro, Kecamatan Labakkang, dan Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Selama masa KKN, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan serta menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, serta menegaskan komitmen STAI DDI Pangkep dalam mencetak lulusan yang berilmu, berakhlak, dan peduli terhadap pengabdian masyarakat. (tim)
Bupati Pangkep Lepas Mahasiswa KKN STAI DDI Pangkep yang ke XXI Tahun 2026





