TPP Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Rapat Koordinasi di Ujung Batu 

Nusaberita.com, Pangkep – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan adakan Rapat Koordinasi internal tenaga pendamping untuk bulan April 2024 bertempat di Wisata Ujung Batu kabupaten Barru Rabu, 24/04/2024.

Koordinator Tenaga Ahli Kabupaten Pangkep Pak Nasruddin mengatakan ketika membuka acara Rapat Koordinasi bahwa, Rapat koordinasi kali ini lebih menekankan pada evaluasi realisasi kegiatan tahun anggaran 2023 dan progres kegiatan tahun anggaran 2024 triwulan I.

“Masih ada kegiatan tahun anggaran 2023 sesuai dengan pelaporan monev masih ada yang belum selesai dari sisi Berita Acara dan Dokumentasi dan terdapat silpa sehingga diharapkan teman-teman untuk lebih intens memfasilitasi/mendampingi pemerintah desa agar segera diselesaikan, jelas pak nas.

Sedangkan Tahun Anggaran 2024, pencairan DD Tahap I baik earmark maunpun non enmark telah cair ke 63 Desa. Masih ada 2 desa yang belum.

Menanggapi hal dimaksud pak nas menambahkan bahwa kedepan akan dilakukan Rekonsiliasi bersama dengan pihak DPMD dengan TPP dalam rangka rekonsiliasi dan sinkronisasi realisasi antara onspam dan monev untuk pengendalian kegiatan dan laporan.

Hadir juga dalam rapat koordinasi anggota Tenaga Ahli Kabupaten Pangkep yaitu Andi Ombong Sapada, H.Abdul Ma’bud, Abdul Latif dan Bu Ningsih.

Ibu Andi Ombong Sapada menyampaikan bahwa sesuai dengan surat Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan tentang Pemutakhiran IDM maka diharapkan segera dilakukan sosialisasi ke pemerintah desa masing-masing wilayah tugas.

“Pengisian kuesioner IDM Tahun 2024 sama dengan cara pengisian IDM Tahun Anggaran 2023, namun tetap memperhatikan kelengkapan pengisian template” jelasnya.

Tampak Tenaga Ahli Kabupaten Pangkep sedang membawakan materi Rakor

Sementara itu ibu Ningsih menekankan pada agar meningkatkan pengisian laporan permasalahan pada format dan pengiriman laporan publikasi.

Disesi yang terpisah pak Abdul Latif menambahkan bahwa Aplikasi Monev Dana Desa sempat error’ namun saat ini sudah bisa di akses, sehingga diharapkan kepada pendamping terus mengupdate realisasi.

“Masih ada kecamatan yang belum tuntas 100 persen realisasi kegiatan pada monev baik Berita Acara Serah terima maupun Dokumentasi kegiatan” jelas pak latif.

Sebagai penutup pak Abdul Ma’bud mengakhiri materi rapat koordinasi dengan evaluasi progres Transportasi UPK eks PNPM yang mana masih ada beberapa kecamatan yang belum terdaftar sebagai Bumdesma.

“Akan diadakan rapat koordinasi bersama DPMD, camat, TPP dan UPK dalam waktu dekat untuk membahas evaluasi kegiatan transformasi UPK SE kabupaten Pangkep” tutup pak Ma’bud.(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *