Nusa Brita | Lombok Barat – Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB) kembali turun tangan dalam rangka deteksi dini penyalahguna narkotika Pada Jumat malam, 22 Mei 2026, tim operasi BNNP NTB menggelar deteksi dini dgn melakukan kegiatan razia menyasar sejumlah tempat hiburan malam yang berjejer di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis dalam deteksi dini penyalahgunaan narkotika sebagai upaya memutus mata rantai peredaran narkotika. Kawasan Senggigi yang menjadi pusat keramaian dan tujuan utama wisatawan di NTB dinilai sebagai titik rawan yang perlu di waspadai ternmjadinya peredaran narkotika yang pada akhirnya merugikan masyarakat dan merusak citra pariwisata daerah.

Ketua Tim Rehabilitasi BNNP NTB, Heri Sutowo, SKM, MKes., yang juga menjabat sebagai Konselor Adiksi Ahli Madya, dalam keterangannya menjelaskan bahwa operasi ini sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam
“Kami melakukan razia aebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan yang merupakan kawasan rawan narkotika dengan harapan pada akhirnya kawasan tempat hiburan menjadi kawasan yg bersinar (bersih narkoba),” tegas Heri Sutowo usai memantau langsung jalannya operasi di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari kondisi fasilitas, kelengkapan izin usaha, pengelola tempat usaha, hingga para pengunjung yang ada di lokasi. Setiap orang yang dicurigai atau terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran barang terlarang diperiksa secara ketat. Apabila Nanti ditemukan bukti yang cukup atau indikasi kuat penggunaan, pihaknya akan memproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
Kehadiran aparat dalam operasi ini juga diharapkan memberikan efek jera bagi pelanggar, sekaligus mengingatkan seluruh pengelola usaha hiburan untuk selalu patuh pada aturan yang berlaku serta bertanggung jawab menjaga lingkungan usahanya agar tetap bersih dan bebas dari barang terlarang.
Pihaknya menegaskan, kawasan wisata dan pusat keramaian akan terus menjadi prioritas utama dalam setiap rencana pengawasan mendatang. Razia serupa akan dilakukan secara rutin, baik terjadwal maupun mendadak, demi mewujudkan NTB bersinar ( bersih dari narkoba)
Di akhir keterangannya, masyarakat luas dan pelaku usaha pun kembali diimbau untuk bekerja sama secara aktif. Warga diminta segera melaporkan setiap indikasi atau aktivitas mencurigakan ke nomor layanan pengaduan BNNP NTB atau aparat terdekat. Sinergitas dari semua pihak dianggap sebagai kunci utama agar tujuan mulia memutus mata rantai narkotika benar-benar tercapai hingga ke akar-akarnya. Dan bagi para pengguna silakan datang ke bnn utk mngikuti upaya rehabilitasi gratis tidak dipidana agar pulih dan kembali produktif.
(SHD/Red)





