Guna Ciptakan Keamanan dan Ketertiban: Denpom IX/2 Mataram Bersama Propam Polda dan BNNP NTB Gelar Razia Tempat Hiburan Malam

filter: 0; fileterIntensity: -0.01; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: night;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 524288;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 38;

Nusa Brita | Lombok Barat – Dalam upaya menjaga keamanan, ketertiban umum, serta menekan peredaran dan penggunaan narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Detasemen Polisi Militer IX/2 Mataram kembali menggelar operasi penegakan penertiban. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan Propam Polda NTB dan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menyasar sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, pada Jumat malam, 22 Mei 2026.

Operasi gabungan ini difokuskan pada tempat-tempat hiburan malam yang menjadi pusat keramaian masyarakat maupun wisatawan. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk pengawasan ketat agar seluruh fasilitas umum tersebut beroperasi sesuai aturan dan perizinan yang berlaku, selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi serta memutus mata rantai aktivitas peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkotika yang kerap dikhawatirkan terjadi di lingkungan tersebut.

Komandan Denpom IX/2 Mataram, Letkol Cpm I Gusti N.B Chrisna Putra, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan bagian dari Gelar Operasi Penegakan Ketertiban yang terus dilaksanakan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Menurutnya sinergitas antar instansi sangat diperlukan agar pengawasan berjalan lebih efektif, menyeluruh, dan menjangkau seluruh titik rawan.

“Razia ini merupakan kegiatan sepanjang tahun 2026 yang kami laksanakan bersama unsur terkait. Tujuannya jelas, yakni untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, serta mengantisipasi keberadaan para pengedar maupun pemakai narkotika yang mencoba beroperasi di wilayah NTB,” ungkap Letkol Cpm I Gusti N.B Chrisna Putra, S.H., yang memimpin langsung opeeasi tersebut di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perorangan, kelengkapan dokumen izin usaha, hingga pemantauan perilaku pengunjung dan tata kelola manajemen tempat hiburan. Kehadiran aparat gabungan ini diharapkan memberikan efek jera bagi siapa saja yang berniat melanggar aturan hukum maupun norma kesusilaan yang berlaku.

Pihaknya menegaskan bahwa operasi semacam ini tidak akan berhenti, dan akan terus dilakukan secara berkala maupun mendadak demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkotika. Sinergitas antara TNI, Polri dan BNN menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah NTB agar tetap kondusif dan terjaga keteraturannya.

Tidak hanya bergantung pada aparat, masyarakat pun diimbau untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan sekitar. Warga diharapkan berani melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwenang, demi menciptakan Nusa Tenggara Barat yang semakin aman, tertib, dan bebas dari bahaya narkotika.

(SHD/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *