Nusa Brita | Bima NTB | Lima unit Rumah di Desa Kaleo Kecamatan Lambu Kabupaten Bima Hangus terbakar, tidak ada korban jiwa dalam Peristiwa Na’as yang terjadi Pada Sabtu, (25 oktober 2025) Sekira Pukul 20.15 WITA.
Menurut keterangan saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran lima unit rumah panggung di desa Kaleo tersebut diduga kuat dibakar oleh salah satu warga bernama Arsyad (54) yang merupakan warga desa setempat. Belum diketahui persis apa yang menyebabkan pelaku sehingga nekad membakar rumah tersebut.
Ketua Resimen III Yudha Putra Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dikonfirmasi Via Hp menjelaskan, setelah pelaku membakar lima unit rumah di desa kaleo langsung melarikan diri untuk mengindari amukan massa yang geram terhadap perbuatan Pelaku.
Atas kejadian tersebut para korban pemilik rumah yang terbakar melaporkan di Polsek Lambu Polres Bima Kota Polda Ntb.
Selama dua hari diburu Polisi, pelaku akhrnya berhasil ditangkap oleh Anggota PPM Ella Arrajak bertempat di Pertigaan Tanjakan Dodu Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Pada Senin 27 oktober 2025 sekira Pukul 04.30 WITA tanpa Aparat Keamanan.
“Saya mendapat telepon dari nomor tidak dikenal pada saat saya mau solat subuh, memberitahukan bahwa Arsyad pelaku Pembakaran lima unit rumah di desa Keleo ada di pertigaan Dodu. Usai solat subuh saya langsung bergegas menuju ke dodu menggunakan sepeda Motor”, jelas Ella.
Lanjut Ella, sesampainya saya pertigaan Dodu saya sekitar jam 05.15 WITA, saya melihat Pelaku sedang duduk di lapak kosong. Karena saya dengan pelaku keluarga satu desa tanpa ragu saya mendekatinya dan saya berusaha membujuknya agar menyerahkan diri ke Polisi.
“Berkat melakukan pendekatan secara persuasif akhirnya saya berhasil menyerahkan pelaku Ke Polres Bima Kota sekira pukul setengah 6 pagi Waktu setempat”, papar Ella.
Ketua Yudha Putra PPM Ntb Ella Arrajak melakukan serah terima pelaku dengan Petugas Piket Satreskrim Polres Bima Kota guna proses Hukum Lebih lanjut.
Babinsa Koramil 1608-03/Sape Posramil Lambu tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WITA dan langsung bergabung dengan warga untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran Kecamatan Lambu juga tiba dan bersama-sama berhasil memadamkan kobaran api pada pukul 21.20 WITA.
Pasca kebakaran, kondisi di Desa Kaleo dilaporkan aman dan kondusif. Koramil 03/Sape bersama Polsek Lambu terus melakukan koordinasi dengan warga serta membantu pendataan kerugian dan pemulihan pasca musibah. Upaya pencegahan dan penegakan keamanan juga terus dilakukan agar permasalahan ini diselesaikan melalui jalur hukum.
Aksi cepat dan kompak Babinsa Koramil 03/Sape bersama aparat pemadam dan masyarakat setempat menjadi kunci utama dalam menanggulangi kebakaran ini dan mencegah meluasnya dampak buruk bagi warga Desa Kaleo.
(Dae Man/Red)





