Wadah Pemersatu Warga Sasak di Rantauan ,ASLI Akan Gelar Harlah ke 3 di Kota Batam

Nusa Brita| Batam – Kota Batam Kepulauan Riau akan menjadi pusat perhatian warga Sasak dari seluruh Indonesia pada 26–27 Juli 2025. Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI) akan menggelar Silaturahmi Nasional sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-3, yang tahun ini untuk pertama kalinya digelar di luar Pulau Sulawesi dan Nusa Tenggara selama ASLI berdiri .

Ketua Umum ASLI, DR. H. Lalu Mas’ud Kholah, ST. MT, menyampaikan bahwa kota Batam bukan ini merupakan salah satu titik konsentrasi warga Sasak yang besar di luar kampung halaman mereka, Nusa Tenggara Barat. Selain itu,dan Batam merupakan salah satu kepengurusan ASLI di wilayah ini dinilai sangat aktif dan solid dari tingkat kota hingga kecamatan sehingga kita tertarik untuk mengadakan Harlah di Batam .Sabtu ( /21/25)

“Batam menjadi simbol penting dari dinamika dan semangat warga Sasak di rantau. Dengan jaringan ASLI yang kuat di sini, kami yakin perhelatan ini akan berjalan sukses dan penuh makna,” ungkap Lalu Mas’ud Kholah.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menguatkan Identitas”, acara ini akan menghadirkan tidak hanya agenda silaturahmi, tetapi juga dialog budaya, diskusi antar tokoh Sasak dari berbagai daerah, serta pertunjukan seni tradisional.

Ragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kolektif melestarikan budaya Sasak di tengah derasnya arus globalisasi.

“Momentum ini sangat strategis dalam memperkuat jati diri dan memperluas jejaring antar warga Sasak di berbagai daerah,” sambung Lalu Mas’ud.

Melalui forum ini, diharapkan muncul gagasan-gagasan baru untuk memperkuat kontribusi diaspora Sasak, baik bagi kampung halaman di NTB maupun daerah domisili masing-masing.

Setelah sukses menggelar Harlah pertama di Makassar dan Harlah kedua di Mataram, ASLI akan semakin mantap menegaskan peranannya sebagai wadah pemersatu dan penggerak potensi warga Sasak secara nasional.

“Dengan semangat persatuan dan pelestarian nilai-nilai budaya, ASLI mengajak seluruh warga Sasak untuk hadir, berpartisipasi, dan merayakan kebersamaan dalam perhelatan besar yang akan menjadi bagian penting dari sejarah diaspora Sasak di Indonesia,” ujarnya.

(Tim/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *